Universitas Nasional Memulai Proses Pembangunan Klinik Pratama

Universitas Nasional mulai melakukan proses pembangunan klinik pratama. Kegiatan ini dimulai dengan peletakan batu pertama oleh pimpinan Unas sebagai tanda dimulainya pembangunan.

Pembangunan klinik tersebut bertujuan sebagai tempat praktikum bagi mahasiswa fakultas ilmu kesehatan dan menjadi sarana kesehatan bagi masyarakat umum.

“Klinik ini dimaksudkan untuk praktikum bagi mahasiswa fakultas ilmu kesehatan. Selain untuk tempat praktikum mahasiswa keperawatan dan kebidanan kita harapkan ini menjadi sarana umum bagi masyarakat luas,” ujar Rektor Universitas Nasional Dr. El Amry Bermawi Putera, M.A., dalam sambutannya pada acara peletakkan batu pertama klinik pratama, di Universitas Nasional, Selasa (07/06/22).

Ia menambahkan, saat ini ada 900 mahasiswa yang menempuh pendidikan di fakultas ilmu kesehatan. Selama ini, lanjut El Amry, mahasiswa melakukan praktik langsung di rumah sakit milik pemerintah daerah se jabodetabek dan di klinik serta puskesmas.

“Oleh karena itu, klinik ini sangat bermanfaat bagi sarana praktik mahasiswa untuk mengimplementasikan teori-teori yang didapat di kelas,” katanya.

Rencananya, dalam waktu dekat Universitas Nasional juga telah menggagas sebuah hutan dan taman di dalam kampus yang multifungsi. Selain itu, Unas juga berencana membuat panel surya sehingga listrik di kampus bersumber dari matahari.

“Jadi ini hal-hal yang ke depannya kita lakukan dan konkrit dan sangat bermanfaat bukan hanya untuk kita tapi juga untuk masyarakat luas,” tutur El Amry.

Acara dimulai pukul 14.00. Turut hadir dalam kegiatan Ketua Pengurus Yayasan Memajukan Ilmu dan Kebudayaan (YMIK) Dr. Ramlan Siregar M.Si., Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Suryono Efendi, S.E., M.B.A., M.M., Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Keuangan, dan SDM Prof. Dr. Drs. Eko Sugiyanto, M.Si. serta para pimpinan fakultas, biro dan badan.

Kepala Biro Administrasi Umum Unas Dr. Drs. Ian Zulfikar, M.Si., menyampaikan bahwa klinik pratama memiliki luas kurang kurang lebih 500 meter persegi. Klinik ini akan memiliki dua lantai dengan dilengkapi fasilitas kesehatan seperti ruang persalinan VIP, ruang persalinan standar, ruang bayi, ruang nifas, ruang observasi, laboratorium, medical record, ruang keuangan, cafetaria, farmasi atau pengambilan obat, ruang tunggu, ruang kelas untuk pembelajaran dari fakultas ilmu kesehatan, ruang dokter, ruang stasi perawat, dan ruang pendaftaran.

Sementara untuk di lantai dua akan dilengkapi ruang mom and spa, ruang tunggu ramah anak, baby spa, poli wound care, poli stoma, poli gigi, poli umum, poli kandungan, poli anak dan ruang kelas. “Bila tidak ada arang melintang InsyaAllah pembangunan klinik pratama ini akan diselesaikan dalam kurun waktu satu tahun,” ucap Ian.

Sebelumnya, Unas juga telah memiliki edu park yang mengusung konsep konservasi, edukasi dan rekreasi. Edu park sendiri merupakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang secara fisik yang memiliki batas dan ukuran namun tak terpisahkan dari lingkungan sekitarnya. Berbagai macam burung dan serangga dari luar datang membawa buah, biji, angin membawa spora, polen bebas keluar masuk edu park.(*DMS)