Penuhi Syarat Sidang Akhir, Mahasiswa Profesi Ners Unas Gelar Webinar Keperawatan

Mahasiswa Profesi Ners Angkatan II, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nasional menyelenggarakan webinar keperawatan luka. Selain untuk memenuhi persyaratan sidang akhir Profesi Ners, kegiatan ini juga ditujukan untuk meningkatkan konsep pengetahuan manajemen modern wound care dan membangun jiwa nursepreneurship.

Kegiatan diselenggarakan pada Sabtu (30/01/2021) secara online melalui zoom meeting. Peserta terdiri dari mahasiswa Profesi Ners angkatan ke 2 dan 3. Selain itu, hadir juga Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Dr. Retno Widowati, M.Si, Kaprodi Profesi Ners, dan para dosen.

Menurut ketua panitia, Adies Dwi Andini, S.Kep., tema yang diangkat adalah Nursepreneurship Dalam Bidang Wound Care, dengan materi berupa konsep perawatan luka (update konsep efesiensi waktu perawatan luka dan nursepreneurship dalam bidang wound care.

Adapun narasumber yang hadir adalah Ns. Rizki Hidayat, M.Kep., WOC(ET)N dan Ns. Naziyah, M.Kep., CWCCA. Dalam materi yang disampaikan, Ns. Rizki Hidayat, M.Kep., WOC(ET)N mengatakan bahwa prospek praktik mandiri keperawatan sudah semakin terlihat dan kini banyak legalisasi untuk perawat menjadi profesional dan memiliki jenjang karir tidak hanya di RS saja.

Disampaikan juga tentang pentingnya certified wound care, yaitu salah satu dari sekian legalitas yang bisa dimiliki seorang perawat untuk menjadi perawat  yang profesional dan memiliki jenjang karir keperawatan yang lebih tinggi.

Sementara itu, Ns. Naziyah, S.Kep., M.Kep., CWCCA dalam materi yang disampaikan mengatakan bahwa pengkajian mendalam sebelum menetapkan intervensi tindakan keperawatan luka sangatlah penting, terutama patofisiologi dari luka tersebut.

“Critical thinking dalam hal mengkaji luka sangatlah diperlukan,” katanya. Sintesa protein pada fase proliferasi juga sangat perlu diperhatikan.

“Karena itu, penting untuk pasien diberikan edukasi nutrisi tinggi kalori tinggi protein. Keutamaan dari moisture balance dalam perawatan luka adalah mempercepat pertumbuhan sel baru,” lanjutnya.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas ilmu Kesehatan Universitas Nasional Dr. Retno Widowati, M.Si mengatakan mengapresiasi acara ini.(*)