Ketika Literasi Orangtua Jadi Penentu Obesitas Pada Anak

Dr. Siti Syamsiah, S.ST., M.Keb, Unas
Dr. Siti Syamsiah, S.ST., M.Keb

Obesitas pada anak, memiliki keterkaitan dengan orangtuanya. Butuh peran aktif keluarga untuk mengendalikan berat badan anak agar tidak berada obesitas.

Siti Syamsiah, S.ST., M.Keb. akhirnya berhasil meraih gelar Doktor dalam bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat di Universitas Andalas, Padang, pada Selasa (15/09/2020). Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nasional, berhak mendapatkan gelar Doktor setelah disertasi yang berjudul “Model Prediksi Perilaku Kesehatan Berdasarkan Literasi Kesehatan Pada Ibu dengan Anak Obesitas”, diterima.

Dalam ringkasan disertasi, dilakukan dalam sidang promosi doktoral secara online, Siti Syamsiah yang lahir di Banjarmasin, 7 September 1974 mengatakan bahwa penelitiannya bertujuan untuk mengetahui model prediksi perilaku kesehatan berdasarkan literasi kesehatan pada ibu dengan anak obesitas. Menurutnya, obesitas pada anak sangat terkait dengan peran atau fungsi health literacy pada orangtua.

Diungkapkan bahwa peran aktif keluarga sangat dibutuhkan untuk memantau dan mengendalikan berat badan anak agar tidak berada pada obesitas. Hal tersebut, bisa dilakukan dengan membangun gaya pengasuhan dan manajemen melalui pemberian diet yang direkomendasikan pada anak, dan menjaga kebiasaan gaya hidup anak melalui aktivitas fisik yang baik.

“Disertasi ini fokus pada upaya orangtua, dalam hal ini ibu dan ayah dalam konteks keluarga, dituntut untuk mampu berperan secara lebih maksimal dalam memiliki kapasitas untuk mendapatkan, mengelola, dan memahami informasi kesehatan secara mendasar dan layanan yang dibutuhkan untuk kesehatan yang tepat bagi anak-anaknya supaya terhindar dari obesitas,” kata Syamsiah.

Upaya yang efektif dalam pencegahan dan menekan angka kejadian obesitas pada anak adalah fungsi dan peran health literacy pada orangtua. Health literacy ini sendiri merupakan keterampilan, pengetahuan dan motivasi untuk mengakses, memahami, menilai dan menerapkan informasi kesehatan dalam bentuk yang berbeda, untuk membentuk penilaian dan pengambilan keputusan dalam hal menggunakan sistem pelayanan kesehatan, pencegahan penyakit dan promosi kesehatan, untuk meningkatkan kualitas hidupnya.

“Oleh karenanya, dengan meningkatkan health literacy, maka dapat memperbaiki perilaku kesehatan yang pada gilirannya mengurangi obesitas. Salah satu cara untuk membantu meningkatkan health literacy adalah dengan memberikan pengetahuan dan dukungan yang terus menerus,” jelasnya.

Dari hasil penelitiannya, Syamsiah mengatakan bahwa variabel determinan yang berpengaruh dengan literacy kesehatan dalam mencegah obesitas pada anak adalah pendidikan, status kesehatan, dan dukungan sosial. Variabel berikutnya yang berpengaruh dengan perilaku kesehatan ibu dalam mencegah obesitas pada anak adalah literasi kesehatan, perawatan diri dan efikasi diri.

Selain itu, peran media sosial dapat meningkatkan literacy kesehatan, perawatan diri dan efikasi diri. Serta model perilaku kesehatan ibu berdasarkan literasi kesehatan atas risiko obesitas pada anak dimana mampu menerangkan 40% perilaku kesehatan ibu dalam mencegah obesitas pada anak.

“Kesimpulan penelitian ini adalah model perilaku kesehatan ibu berdasarkan literasi kesehatan atas risiko obesitas pada anak mampu membentuk perilaku kesehatan ibu dalam mencegah obesitas pada anak,” ujar Syamsiah yang juga Pengurus Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Jakarta.

Sidang promosi doktor digelar secara online melalui zoom meeting. Hal ini sesuai arahan pemerintah yang mengharuskan segala aktivitas dilakukan dari rumah guna memutus mata rantai pandemi Covid-19.

Dalam sidang promosi doktor ini, Syamsiah diuji oleh penguji Internal dan eksternal, yaitu Ketua Pompons sidang terbuka Prof. Dr. dr. Delmi Sulastri, MS, SpGK., Rektor Universitas Andalas Padang Prof. Dr. Yuliandri, S.H.,M.H., Dekan Universitas Andalas Padang Dr.dr.Rika Susanti,SpF,M (K)., Ketua Program Studi S3 Ilmu Kesehatan Masyarakat Prof . Dr. dr. Delmi Sulastri, MS, SpGK., Promotor Prof. dr. Nur Indrawati Lipoeto, M.Sc, Ph.D., SpGK. Co-Promotor Dr. dr. Adnil Edwin Nurdin, SpKJ., Co-Promotor II Dr. Adang Bachtiar, MPH, DSc., Penelaah I Prof. Dr. Mudjiran, M.S., Kons., Penelaah II Prof. Dr. dr. Masrul, M.Sc., SpGK., Penelaah III Dr. dr. Rosfita Rasyid, M.Kes., Penelaah IV Dr. Firdawati, M.Kes. Ph.D., Penguji Tamu Dr. Hera Nurlita, S.SiT, M.Kes., Sekretaris prodi dan Penelaah Akademik Dr. Hardisman, MHID., PH., Penelaah Akademik Dr. dr. Eva Chundrayetti, SpA (K)., Penelaah Akademik Dr. dr. Edison, MPH., Penelaah Akademik dr. Susmiati, M.Biomed., Penelaah Akademik Dr. Masrizal, SKM, M.Biomed.(*DMS)