Cerita KTM Unas Untuk Berburu Promo

Ketua YMIK Ramlan Siregar saat cobranding KTM Unas
Ketua YMIK Ramlan Siregar saat cobranding KTM Unas

Suasana lengang. Hari itu, awal bulan Oktober 2020, gedung Menara Unas hampir tidak ada aktivitas fisik. Hampir sebagian besar kegiatan, dilakukan melalui Work From Home (WFH).

Desy Ulfa, mahasiswa Universitas Nasional sengaja datang ke gedung Menara Unas. Ada hal yang harus dia lakukan secara fisik: mengurus Kartu Tanda Mahasiswa (KTM).

Ya, Desy mahasiswa baru program pascasarjana. KTM miliknya sedang dalam proses pembuatan. Karena sedang membutuhkan KTM tersebut, Desy harus mengurusnya sendiri.

Lalu, kenapa Desy harus repot-repot mengurus KTM dengan langsung ke Menara Unas? “Mau cari diskon internet rumahan?” katanya.

Tentu saja, agak mengejutkan jawaban ini. Dan, memang benar. Rupanya Desy Ulfa mau repot-repot datang ke Menara Unas untuk mengurus KTM, karena sedang berburu promo provider.

Dessy mengatakan bahwa dia tertarik dengan salah satu promo provider internet rumahan yang menawarkan diskon besar bagi kalangan mahasiswa, yang harus dibuktikan oleh KTM. KTM UNAS yang biasanya jadi identitas mahasiswa, ternyata bisa digunakan untuk berburu promo juga.

Tentang bagaimana hasilnya, mungkin nanti Desy yang akan bercerita lagi.(*)